Home » » Tugas dan tanggung jawab surveyor pada perusahaan multi finance

Tugas dan tanggung jawab surveyor pada perusahaan multi finance

tanggung jawab
Apakah Anda pernah mengajukan kredit barang atau pinjaman dana pada sebuah perusahaan pembiayaan atau Multi Finance, Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat dan perusahaan jasa keuangan sejenis lainnya?
pasti yang anda inginkan cara cepat dapat uang dengan mudah

Jika Jawaban Anda pernah, pastinya sebelum pengajuan kredit anda mendapatkan jawaban disetujui atau ditolak dari sebuah perusahaan pembiayaan, tentunya ada petugas dari perusahaan pembiayaan tersebut yang mengunjungi kediaman/tempat tinggal anda kemudian bertanya ini dan itu, meminta anda mengisi Formulir pengajuan kredit, meminta data-data persyaratan kredit, mengambil dokumentasi dan lain sebagainya yang tentunya masih dalam koridor pengumpulan data dan informasi persyaratan pengajuan kredit anda. Terkadang membuat anda mengeluh  kepada sipetugas tersebut“ Ribet banget sih mas persyaratan kreditnya….” dan membuat anda jadi berpikir  “apakah benar serumit itu persyaratan pengajuan kreditnya?”. Petugas inilah yang didalam perusahaan Pembiayaan disebut Surveyor/Credit Marketing Officer.

Dalam artikel ini saya seringkas mungkin coba untuk menuliskan secara umum  mengenai Tugas dan Tanggung jawab seorang surveyor/Credit Marketing Officer sehubungan dengan persyaratan pengajuan kredit calon nasabah pada perusahaan/lembaga/institusi pembiayaan/Multi Finance (consumer financing institution)

Hampir seluruh perusahaan/lembaga/institusi pembiayaan (consumer financing institution) dalam menjalankan produk-produk pembiayaannya yang tentunya berhubungan dengan pemberian jasa keuangan/pemberian kredit kepada nasabahnya menggunakan Jasa tenaga kerja SURVEYOR.

Surveyor yang biasa juga dikenal dengan Credit Marketing Officer merupakan  ujung  tombak dari berhasil atau tidaknya suatu kesepakatan kredit antara calon nasabah dengan perusahaan pembiayaan yang diharapkan menjadikan kesepakatan ini berubah menjadi keuntungan pada kedua belah pihak, keuntungan yang saya maksudkan disini adalah : Keuntungan bagi nasabah dalam mendapatkan pencairan dana dari perusahaan pembiayaan yang bisa dipergunakan untuk kepentingan dan kebutuhannya sesuai dengan pengajuan pinjaman dana dan kemampuan bayarnya, sedangkan untuk perusahaan pembiayaan tentunya mendapatkan nasabah yang membayar angsuran kreditnya tepat waktu sesuai dengan jatuh tempo yang disepakati dan ditanda tangani bersama dalam surat perjanjian kredit ( bukan nasabah yang overdue/wanprestasi apalagi kredit macet ).

Akan tetapi masih banyak perusahaan pembiayaan/Multi Finace yang belum, bahkan tidak pernah memikirkan Capacity building Surveyornya yang tentunya demi kemajuan perusahaan dalam memperkecil tingkat resiko kemacetan  kredit, seperti mengadakan pelatihan-pelatihan untuk memperdalam pemahaman dan pengetahuan mengenai tugas-tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab dalam melakukan aktifitas pekerjaannya sebagai seorang Surveyor.


Tugas dan tanggung jawab surveyor pada perusahaan multi finance

    Relationship Officer : Menjalin dan menjaga hubungan baik dengan perusahaan rekanan yang dalam  hal ini sudah menjalin kesepakatan kerjasama dan bersama-sama menandatangani Surat Kesepakatan kerjasama/MOU (Memorandum Of Understanding), misalnya: antara perusahaan Multi Finance dengan Dealer Mobil/Motor.
    Marketing Officer : Pada perusahaan pembiayaaan yang tidak memiliki tenaga kerja marketing tentunya pekerjaan ini walaupun secara tersamarkan ataupun secara terang-terangan akan dilimpahkan menjadi tugas seorang surveyor. Dalam hal ini maka perusahaan memberikan target kepada surveyor untuk pencairan dana dalam setiap bulannya baik secara target pernasabah yang mendapatkan pencairan dana maupun perjumlah rupiah dana yang dicairkan
    Field Surveyor,  Field Observer, sekaligus collecting data and  field documentation : Petugas lapangan yang berkunjung kekediaman/ tempat tinggal calon nasabah untuk memastikan kebenaran alamat si calon nasabah, mengumpulkan data-data/bukti legal antara lain: identitas diri, pekerjaan/jumlah penghasilan perbulan, Status kepemilikan rumah tinggal,  kondisi barang yang akan dijaminkan (pinjaman dana yang memerlukan jaminan), mendokumentasikan sesuai dengan ketentuan perusahaan terkait persyaratan kredit sicalon nasabah dalam hal ini yang dijadikan dasar pengumpulan data,  Informasi, pengamatan, dan dokumentasi oleh surveyor mengacu pada 5 C ( character, capacity, capital, collateral, dan condition ).
    Credit Analyst Officer : Setelah mendapatkan sebanyak mungklin hasil menggali data, informasi dan dokumentasi dilapangan tentunya pada perusahaan pembiayaan yang tidak memiliki Credit Analyst Officer, hal ini kembali menjadi tugas surveyor untuk melakukan hipotesa dari bahan-bahan tersebut dan dianalisa oleh sisurveyor untuk direkomendasikan kepada pimpinan mengenai kelayakan atau ketidak layakan calon nasabah sesuai dengan 5 C diatas.
    Field Collector : Setelah merekomendasikan calon nasabah tersebut layak dibiayai tentunya belum selesai tugas dan tanggung jawab si surveyor dikarenakan hampir semua perusahaan pembiayaan mewajibkan surveyornya untuk menyelesaikan/merawat/me-maintenance nasabahnya yang overdue/wanprestasi. Tergantung dari aturan yang diterapkan oleh perusahaan, apakah surveyor diwajibkan me-maintance nasabahnya wajib pada angsuran pertama saja atau dari angsuran pertama s/d angsuran ke-……. akan tetapi biasanya yang paling dibebankan kepada surveyor jika COLLECTOR dari DIVISI COLLECTION menganggap bahwa konsumen sudah tidak bisa bekerjasama lagi dengan baik (ingkar janji bayar lebih dari 3 x kunjungan ). akan mengurangi nilai KEY INDICATOR PERFORMANCE pada seorang surveyor yang tinggi pada performance collectibilitynya.

Demikianlah artikel ini saya tulis dengan seringkas mungkin mengenai Tugas Pokok dan Fungsi Surveyor secara umum pada perusahaan Pembiayaan / Multi Finance……..Semoga Bermanfaat


Thanks for reading & sharing pinjaman uang finance

Previous
« Prev Post